Partai Gerindra Belum Punya Calon Presiden

Sampai saat ini Partai Gerindra belum juga menentukan calon wakil presiden yang akan diusungnya pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Meskipun, partai itu sudah mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presidennya sejak jauh-jauh hari. Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, mengatakan, partainya baru akan mengajukan nama calon wakil presiden setelah pemilihan legislatif.

"Cawapres yang logis ya setelah Pileg. Tapi kita cari waktu yang tepat," kata Prabowo di Halim Perdanakusuma, Sabtu 28 September 2013. Prabowo, juga meminta agar media hadir pada saat pendeklarasian calon wakil presiden dari partainya. Dia pun berseloroh soal media yang terlalu menyorot Jokowi. "Kalian harus hadir (deklarasi) untuk blow up jangan Jokowi saja yang diblow up," kata dia.

Menurut Prabowo, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo selalu paling tinggi di berbagai survei calon presiden karena survei-survei politik di Indonesia tidak kredibel. "Jadi tergantung yang bayar survei itu siapa," kata Prabowo. Prabowo mengatakan, dia bisa saja menempati elektabilitas tertinggi jika dia mau membayar lembaga survei. Dia bahkan mengaku sudah mengetahui akal-akalan seperti itu.

Untuk diketahui, lembaga riset Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG) beberapa waktu lalu menempatkan Jokowi di urutan teratas dengan elektabilitas 45,8 persen, sedangkan elektabilitas Prabowo Subianto disebut hanya 6,8 persen. Namun di survei lainnya yang digelar Indonesia Network Election Survey (Ines), Prabowo berada di peringkat paling atas dengan elektabilitas 34,6 persen, sementara elektabilitas Jokowi 21,4 persen. Ines memprediksi Prabowo Subianto dan Jokowi akan bersaing ketat pada putaran final Pemilu 2014.